Almamaterku
berulang tahun ke-73. Usia yang sudah tidak muda lagi. Menandakan perjalanan
ini sudah lama, sudah matang. Walau begitu harapan-harapan selalu saja banyak,
semoga terus ada dan berperan.
Sebagai
kado di hari ulang tahun FIB, pada 28 November para dosen, karyawan dan mahasiswa menghadirkan
pertunjukan ketoprak. Ketoprak Dokar (Dosen dan Karyawan) berjudul Panji Kuda
Wanengpati ini disutradarai oleh pak M.Yoesoef, dosen sejarah sastraku. Menjadi
menarik karena yang tampil adalah dosen-dosen kita yang tiap kuliah memberikan
materi tentang strukturalisme, sosiologi sastra, posmodernisme dan lainnya. Melihat
mereka berakting, melepaskan identitas mereka sebagai dosen untuk menghibur
penonton rasanya senang. Mereka saat itu adalah aktor dan aktris yang hebat. Bu
Lili, dosen teori sastraku yang berperan sebagai permaisuri Raja Janggala
dengan “kejawaannya” tampil apik. Yang menjadi favoritku tentulah sang Panji yang tampan dan pasangannya Dewi Sekartaji yang cantik dan gemulai. Dan ternyata pemeran Dewi Sekartaji
ini adalah bu Saraswati, dosen filsafat, seorang doktor. Awalnya saya mengira pemeran Dewi Sekartaji adalah mahasiswa karena masih sangat muda. Pertunjukan
ini dihadiri banyak penonton yang sebagian besar adalah mahasiswa FIB.
Auditorium gedung IX penuh sesak, saat itu saya nonton bersama Azmah. Seloroh-seloroh
yang dibawakan pemain meriuhkan seisi ruangan dengan tawa. Mereka luar biasa.
Ini pengalaman pertama saya nonton ketoprak secara live.
Selamat
ulang tahun ke 73 FIB UI. Bangga menjadi bagian darimu.
Siap-siap menyaksikan sederetan acara di kampus FIB seminggu ke depan ^^
Salam Budaya.
*foto-foto oleh Azmah


baca wattpad aku.... @dihvitaloka3
BalasHapus